• Breaking News

    Pemadam kebakaran perempuan: Menumpas api dan melawan stigma

    Pemadam kebakaran perempuan di Bolivia tidak hanya berjuang menumpas api yang membabat jutaan hektar hutan dan lahan di negaranya, namun juga stigma dan seksisme.

    Mereka kerap dianggap lemah dibanding kolega pria dan tidak mampu mengerjalan tugas-tugas menantang.

    “Hanya karena kami perempuan, kami dianggap tidak mampu,” kata Daniela Vera, pemadam kebakaran perempuan asal Cochabamba. “Kami dianggap tidak bisa membawa selang yang berat atau berjalan jauh hingga ke lokasi kebakaran.”

    Simak juga:

    Daniela dan timnya ingin menunjukkan bahwa jenis kelamin bukan halangan untuk menjadi pemadam kebakaran.

    “Saya ingin menunjukkan pada kaum pria bahwa perempuan Bolivia itu kuat dan berkemauan keras,” tambahnya.

    Kehadiran para pemadam kebakaran perempuan ini sangat krusial bagi Bolivia karena kebakaran hutan yang kerap terjadi. Tahun ini, sebanyak 2000 pemadam kebakaran diterjunkan, dan sebagian diantaranya adalah pemadam kebakaran perempuan.

    Adapun, sepanjang 2019, Bolivia kehilangan lebih dari 1,25 juta hektar lahan hutan dan padang rumput karena kebakaran, menurut sebuah laporan pemerintah. Iklim kering dan banyaknya pembukaan lahan dengan cara pembakaran membuat kebakaran semakin dahsyat.

    Video editor: Lesthia Kertopati


    Artikel yang berjudul “Pemadam kebakaran perempuan: Menumpas api dan melawan stigma” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments