• Breaking News

    BJ Habibie dan warisan bagi Indonesia dan dunia

    Presiden Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie mewariskan sejumlah hal, dari UU Kebebasan Pers hingga teori “crack propagation”, walaupun menjabat singkat.

    Teori Habibie itu dipakai memprediksi crack propagation point, atau letak awal retakan pada pesawat, terutama sayap yang merupakan struktur penyangga.

    Dengan begitu, pesawat bisa menahan tekanan, terlebih saat pesawat lepas landas (take off), mendarat (landing), dan mengalami turbulensi.

    Teori yang menjadi terobosan di dunia penerbangan – karena sukses mengurangi risiko kecelakaan dan bisa memangkas biaya perawatan pesawat itu – membuatnya memiliki julukan Mr Crack.

    Simak juga:

    Selain itu, nama BJ Habibie juga lekat dengan UU No.40 Tahun 1999 yang menjadi tonggak kebebasan pers di Indonesia.

    Namun, kebijakan Habibie yang paling monumental adalah saat dia memberi izin referendum pada Timor Timur.

    BJ Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Kamis (12/09).

    BJ Habibie – meninggal dunia dalam usia 83 tahun – menjabat presiden ketiga Indonesia setelah Soeharto lengser, dari 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999.

    Video Editor: Lesthia Kertopati


    Artikel yang berjudul “BJ Habibie dan warisan bagi Indonesia dan dunia” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments