• Breaking News

    Mati listrik di Jakarta dan Jawa Barat, PLN minta maaf

    Seorang pelanggan membayar belanjaan di dalam minimarket yang mengalami mati listrik.Hak atas foto Haryo Wirawan/BBC News Indonesia Image caption Akibat mati listrik di sekitar Pulau Jawa, beberapa minimarket menerapkan pembayaran dengan sistem manual.

    Perusahaan Listrik Negara (PLN) meminta maaf atas insiden mati listrik yang dirasakan secara luas di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

    PLN mengatakan pemadaman yang terjadi pada Minggu (04/08) tengah hari itu disebabkan oleh gangguan pada sejumlah pembangkit listrik.

    “Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan,” kata juru bicara PLN I Made Suprateka, dalam keterangan tertulis.

    Pemadaman listrik di Jabodetabek telah menyebabkan sejumlah gangguan pada pelayanan publik, termasuk operasi KRL dan MRT.

    Apa penyebab mati listrik?

    Executive Vice President Corporate Communication PLN, I Made Suprateka menjelaskan bahwa Gas Turbin 1 sampai dengan 6 di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya mengalami gangguan atau trip, sementara Gas Turbin 7 di fasilitas tersebut dalam posisi mati. Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan.

    “Gangguan ini mengakibatkan aliran listrik di Jabodetabek mengalami pemadaman,” kata Made.

    Hak atas foto Reuters Image caption Beberapa stasiun KRL di Jakarta ditutup karena mati listrik.

    Sementara di Jawa Barat terjadi gangguan pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500kv yang mengakibatkan mati lampu di sejumlah area yaitu Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi, dan Bogor.

    Made menjelaskan bahwa PLN telah melakukan serangkaian langkah perbaikan, antara lain pengamanan kabel bawah tanah atau ground steel wire (GSW) yang putus dan penyalaan kembali Gas Turbin di Suralaya.

    PLN juga melakukan asesmen untuk kondisi GSW yang setipe dan pengaturan beban dari Unit Pelayanan Pengatur Beban (UP2B) untuk meminimalisir pemadaman, kata Made.

    Apa dampaknya?

    Di ibu kota dan sekitarnya, pemadaman listrik telah mengakibatkan gangguan pada sistem transportasi.

    Juru bicara PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Anne Purba, mengatakan gangguan terjadi di seluruh lintas KRL. Sementara kiriman-kiriman di media sosial menunjukkan para penumpang KRL terlantar di stasiun.

    Empat kereta MRT sempat tertahan di bawah tanah dan para penumpang dievakuasi dari dalam kereta.

    Mati listrik juga dilaporkan menyebabkan terganggunya lampu lalu lintas di sejumlah tempat.

    Beberapa supermarket menggunakan sistem manual untuk pembayaran karena terganggunya listrik.

    Di media sosial, tagar #matilistrik, #matilampu #jabodetabek dan #listrikpadam banyak digunakan dengan para netizen mempertanyakan, membuat meme dan saling berbagi pengalaman apa yang mereka alami.

    Tagar #matilampu bahkan sempat menjadi trending topic di seluruh dunia dengan sekitar 17.000 twit, menurut catatan spreadfast.com.

    Berita ini akan terus diperbarui.


    Artikel yang berjudul “Mati listrik di Jakarta dan Jawa Barat, PLN minta maaf” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments