• Breaking News

    Gempa kuat mengguncang Athena, Yunani, ‘gedung ibu kota tahan guncangan yang lebih kuat’

    Massa berkumpul di area terbuka di Athena saat gempa mengguncang.Hak atas foto EPA Image caption Massa berkumpul di area terbuka di Athena saat gempa mengguncang.

    Gempa yang tercatat dengan magnitudo 5,1 menyebabkan rusaknya jaringan telekom dan listrik di sejumlah bagian kota Athena, Yunani.

    Gempa yang berpusat sekitar 22 kilometer barat laut Athena, pertama mengguncang sejak 1999.

    Warga melarikan diri ke jalan-jalan, mereka yang berada di gedung tinggi dievakuasi saat gempa mengguncang ibu kota Athena itu selama sekitar 15 detik.

    Tidak ada laporan tentang korban cedera namun beberapa gempa susulan terjadi.

    Kepala badan anti-gempa, Efthymios Lekkas, meminta kepada warga Yunani untuk tenang.

    “Tak ada alasan untuk khawatir. Gedung-gedung di ibu kota dibangun untuk tahan guncangan gempa yang lebih kuat sekalipun,” katanya.

    Guncangan terkuat tercatat pada magnitudo 4,3, hampir satu jam setelah gempa pertama yang melanda pada pukul 14:13 waktu setempat (18:13 WIB).

    Gempa sangat terasa guncangan di Athena pusat. Sejumlah laporan menyebutkan

    Warga mengunggah di media sosial, dampak gempa yang mereka rasakan.

    Seorang perempuan luka ringan karena kejatuhan plester langit-langit rumah dan satu gedung kosong ambruk, menurut laporan di media Yunani. Sejumlah gedung lain juga rusak.

    Seismologis mengatakan pusat gempa dengan kedalaman 13 kilometer menyebabkan gempa sangat terasa gunangannya.

    Inilah gempa yang pertama kali melanda ibu kota Yunani sejak September 1999 dan para pakar mengatakan pusat gempa di lokasi yang sama di Gunung Parnitha.

    Gempa dengan magnitudo 6 itu menyebabkan 143 orang meninggal dan puluhan ribu gedung hancur.

    Hak atas foto Reuters Image caption Salib terjatuh di Gereja Pantanassa.

    Artikel yang berjudul “Gempa kuat mengguncang Athena, Yunani, ‘gedung ibu kota tahan guncangan yang lebih kuat'” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments