• Breaking News

    Tampil di Keerom, Mixmate Siap Berburu Kuliner Favorit

    JaringaNasional, Keerom Tampil lagi di Festival Crossborder Keerom 2019 menjadi berkah bagi Mixmate Band. Sebab, band asal Papua Nugini ini bisa mengekplorasi kuliner favoritnya.

    Satu menu yang sudah pasti berada di daftar teratas adalah Ikan Rica Rica. Festival Crossborder Keerom 2019 digelar 3-5 Mei 2019, di Lapangan Swakarsa, Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

    Selain Mixmate, event ini juga dimeriahkan Ras Muhammad, Gorby-The Comen Rasta, dan XD Band.

    “Mixmate senang bisa kembali tampil di Festival Crossborder Keerom. Ini adalah event besar. Ada banyak musisi terkenal di sini, seperti Ras Muhammad. Kami ucapkan terima kasih kepada Kemenpar, apalagi Keerom ini destinasi luar biasa. Selain masyarakatnya yang ramah, kami selalu ingat akan kuliner nikmatnya,” ungkap Vokalis Mixmate Branden, kemarin.

    Buat Mixmate, Keerom sudah sangat familiar. Sebab, Branden dkk kerap hilir mudik PNG-Keerom. Saat berada di Keerom, maka ikan Rica Rica selalu menjadi kuliner buruan utama Branden. Menurutnya, kuliner ini sangat spesial dengan baluran saus yang khas.

    Sensasi rasanya nikmat dan unik dengan warna yang menggugah selera. “Saya selalu cari Ikan Rica Rica bila berada di Keerom dan wilayah Papua lainnya. Rasanya itu sangat nikmat. Kuliner ikan Rica Rica dengan cita rasa enak seperti ini cukup langka di Papua Nugini. Untuk itu, mari datang langsung di Keerom. Masyarakat Papua Nugini harus bergabung di Festival Crossborder Keerom 2019. Lalu, silahkan coba juga Ikan Rica Rica yang enak ini,” terang Branden lagi.

    Ikan Rica Rica ini memang unik. Ada beragam jenis ikan yang bisa diolah menjadi kuliner nikmat ini. Beberapa bahan baku utamanya, diantaranya ikan mujair, ikan gabus, hingga ikan asar. Untuk membuat kuliner ini juga mudah. Bumbunya terbagi jadi 3, yaitu bumbu perendam, saus rica, dan bumbu halus. Bumbu perendam terdiri dari jeruk nipis, merica bubuk, ketumbar, bawang putih, dan garam.

    Untuk bumbu saus rica, terdiri dari 5 elemen. Ada garam, gula pasir, daun bawang, minyak goreng, dan air. Bumbu halusnya cukup kompleks. Komposisinya terdiri dari cabai merah, cabai keriting, bawang putih dan merah, terasi bakar, jahe, hingga tomat.

    Bila sudah siap semuanya, lumuri ikan dengan bumbu perendam lalu goreng. Berikutnya, siapkan sausnya beserta bumbunya.

    “Keerom terkenal dengan kuliner nikmatnya. Ada banyak kuliner khas Papua yang bisa dijumpai di sini, termasuk Ikan Rica Rica. Rasanya sangat nikmat. Apalagi, kuliner ini dinikmati sambil menyaksikan Festival Crossborder. Dijamin semakin sensasinya lebih nikmat. Yang jelas, Papua ini kaya akan kuliner,” jelas Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani.

    Berada di sisi timur Indonesia, Papua menjadi situs besar kuliner terbaik. Bumi Cenderawasih memiliki Udang Selingkuh yang menjadi identitas Papua. Ada juga Martabak Sagu dengan baluran khas saus gula merah. Papua juga memiliki Papeda dengan kombinasi lauk mubara kuah kuning. Lebih unik, Papua memiliki kuliner Sate Ulat Sagu. Ulat-ulat ini diperoleh dari batang sagu tua dan lapuk.

    “Selain alam dan budayanya, Keerom beserta Papua secara umum juga terkenal dengan kulinernya. Dan, menariknya beberapa kuliner tidak dijumpai di wilayah lain. Hal ini tentu menjadi bukti kekayaan dari bumi Papua. Menjadi penegasan, wilayah ini adalah destinasi wisata terbaik. Untuk itu, Festival Crossborder Keerom 2019 ini jangan sampai terlewatkan. Pastikan semua hadir di Keerom awal Mei nanti,” tegas Ricky.

    Acungan jempol diberikan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bagi Festival Crossborder Keerom 2019. Menpar menerangkan, wisatawan bisa mengeksplorasi eksotisnya Keerom dari berbagai sisi.

    “Keerom beserta festivalnya jadi destinasi favorit. Paketnya lengkap, apalagi ada kuliner yang nikmat. Selain warna atraksinya, aksesibilitas dan amenitas di Keerom sangat bagus,” tutupnya.


    Artikel yang berjudul “Tampil di Keerom, Mixmate Siap Berburu Kuliner Favorit” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments