• Breaking News

    Lima cara menjaga ingatan agar tak pernah lupa

    memori, ingatanHak atas foto Getty Images

    Andai saja informasi bisa diterima dengan mudah, dan tidak menghilang dengan cepat dari pikiran kita. Kini ilmuwan sedang meneliti cara-cara ini yang bisa kita tiru.

    Sebagian besar dari kita berharap punya ingatan yang lebih baik. Seringkali kita pergi ke toko, seharusnya membeli tiga hal, tetapi hanya ingat dua. Kadang kita naik ke lantai dua, kemudian lupa kenapa kita pergi ke sana.

    Andai saja informasi bisa diterima dengan mudah, dan tidak menghilang dengan cepat dari pikiran kita.

    Ada banyak teknik mengingat yang telah dicoba dan dipercaya, beberapa di antaranya telah ada selama beberapa dekade – seperti penggunaan jembatan keledai dan tempat memori.

    Tapi apa yang sedang diteliti oleh para ilmuwan saat ini? Masih perlu lebih banyak penelitian sebelum kita bisa memastikan cara terbaik untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi apa yang bisa diungkapkan oleh penelitian terbaru tentang jenis teknik yang akan datang?

    Hak atas foto Getty Images

    1) Berjalan mundur

    Kita mungkin menganggap waktu dan ruang adalah hal yang sangat berbeda, tetapi bahkan dalam cara kita berbicara, ada lebih banyak persilangan dari yang kita sadari.

    Kita melihat “ke belakang”. Kita “menantikan” akhir pekan. Cara kita melakukannya bervariasi sesuai budaya, tetapi di dunia Barat, masa depan terbentang di ruang di depan kita sementara masa lalu terbentang di belakang kita.

    Para peneliti di Universitas Roehampton memutuskan untuk mengeksploitasi hubungan antara waktu dan ruang di dalam pikiran kita untuk mencari cara agar kita dapat mengingat peristiwa dengan lebih baik.

    Mereka menunjukkan daftar kata-kata, satu set gambar atau video (buatan) tentang perempuan yang tas tangannya dicuri. Orang-orang ini kemudian diminta berjalan maju atau mundur sejauh 10 m melintasi ruangan, tepat waktu dengan metronom yang berdetak. Ketika mereka kemudian diuji ingatannya tentang video, kata-kata dan gambar, pada setiap tes, pejalan kaki mundur bisa mengingat lebih baik.

    Berjalan mundur di ruangan seolah-olah mendorong pikiran mereka untuk kembali ke masa lalu. Hasilnya, mereka dapat mengakses ingatan mereka dengan lebih mudah.

    Membayangkan berjalan mundur juga akan memunculkan hasil serupa, tanpa perlu melakukannya secara fisik. Penelitian 2018 ini cocok dengan beberapa penelitian menarik yang dilakukan dengan menggunakan tikus pada tahun 2006.

    Ketika tikus belajar untuk menavigasi jalannya di sekitar labirin, neuron yang disebut “sel tempat” mengirim impuls di setiap lokasi. Para peneliti menemukan bahwa ketika tikus berhenti labirin, neuron-neuron yang terkait dengan setiap lokasi yang mereka pelajari di sepanjang rute mengirimkan impuls dengan urutan terbalik. Mundur dalam pikiran membantu mereka mengingat rute yang benar.

    Dan sekarang penelitian baru telah menunjukkan bahwa ketika manusia mengingat peristiwa masa lalu, kita merekonstruksi pengalaman dalam pikiran kita dalam urutan terbalik.

    Ketika kita pertama kali melihat suatu objek, kita perhatikan pola dan warnanya terlebih dahulu dan kemudian mencari tahu apa itu. Ketika kita mencoba mengingat suatu objek, yang terjadi sebaliknya. Kita mengingat objek terlebih dahulu dan kemudian, jika kita beruntung, detailnya.

    Hak atas foto Getty Images

    2) Coba menggambar

    Bagaimana dengan menggambar daftar belanja Anda dan bukan menuliskannya? Pada tahun 2018 sekelompok orang yang lebih muda dan lebih tua diberi daftar kata-kata untuk dipelajari. Setengah diminta untuk menggambar masing-masing kata, sementara setengah lainnya diminta untuk menuliskannya.

    Kemudian orang-orang diuji untuk melihat berapa banyak kata yang dapat mereka ingat.

    Meskipun beberapa kata sangat sulit untuk digambarkan, seperti “isotop”, kegiatan menggambar sangat membuat perbedaan sehingga orang yang lebih tua menjadi sama baiknya dengan orang yang lebih muda dalam mengingat kata-kata. Menggambar bahkan membuat perbedaan pada orang dengan demensia.

    Ketika kita menggambar, kita dipaksa untuk mempertimbangkan sesuatu secara lebih rinci.

    Proses yang lebih dalam inilah yang membuat kita lebih mudah mengingat. Bahkan menulis daftar pun sedikit membantu.

    Itulah sebabnya ketika Anda sampai di toko dan menyadari bahwa daftar belanjaan Anda tertinggal di rumah, Anda masih bisa mengingat lebih banyak hal daripada jika Anda belum menulis daftar sama sekali. Menggambar membawanya selangkah lebih maju.

    Dan jika Anda yang pandai Pictionary berpikir teknik ini mungkin akan lebih baik untuk Anda, Anda akan kecewa. Kualitas gambar tidak membuat perbedaan.

    Hak atas foto Getty Images

    3) Berolahragalah, tetapi dengan mengatur waktu

    Sudah lama diketahui bahwa latihan aerobik seperti berlari dapat meningkatkan daya ingat Anda. Olahraga teratur punya efek umum yang kecil, tetapi ketika Anda ingin mempelajari sesuatu secara khusus, maka olahraga sekali-sekali tampaknya membantu, setidaknya dalam jangka pendek.

    Tetapi penelitian menunjukkan bahwa jika kita mengatur waktunya yang tepat, memori akan meningkat lebih kuat.

    Orang-orang yang melakukan olahraga dengan interval 35 menit setelah empat jam mempelajari daftar gambar yang dipasangkan dengan lokasi, akan mengingat dengan lebih baik daripada mereka yang langsung olahraga.

    Ke depan para peneliti akan mencari tahu kapan tepatnya waktu latihan yang paling bermanfaat, yang mungkin bervariasi tergantung pada hal-hal yang ingin Anda ingat.

    4) Jangan melakukan apa pun

    Ketika orang yang amnesia akibat stroke diberi daftar 15 kata untuk dihafal dan kemudian diberi tugas lain, 10 menit kemudian mereka hanya ingat 14% dari daftar kata-kata yang asli. Tetapi jika mereka duduk dalam ruangan gelap dan tidak melakukan apa-apa sama sekali selama 15 menit, skor mereka naik menjadi sangat mengesankan, 49%.

    Sejak itu, teknik yang sama telah digunakan dalam berbagai penelitian oleh Michaela Dewar di Herriot Watt University. Dia menemukan bahwa pada orang yang sehat, istirahat sejenak setelah belajar sangat berpengaruh pada seberapa banyak mereka bisa mengingat seminggu kemudian.

    Sekarang Anda mungkin berpikir, tetapi bagaimana kita tahu bahwa orang-orang tidak menghabiskan 10 menit itu di ruangan yang gelap, dengan licik mengulangi kata-kata itu sendiri sehingga mereka tidak lupa.

    Untuk mencegah ini terjadi, Dewar dengan cerdik membuat orang menghafal kata-kata dalam bahasa asing yang sulit.

    Studi-studi ini menunjukkan kepada kita betapa rapuhnya ingatan baru, begitu rapuh sehingga bahkan istirahat sejenak dapat mempengaruhi apakah mereka akan diingat atau dilupakan.

    5) Tidur siang

    Jika berjalan mundur, menggambar, berolahraga, atau bahkan istirahat, kedengarannya seperti kerja keras, bagaimana kalau tidur sebentar?

    Tidur dianggap membantu mengkonsolidasikan ingatan kita, dengan memutar ulang atau mengaktifkan kembali informasi yang baru saja kita pelajari. Tidur tidak harus terjadi di malam hari.

    Para peneliti di Jerman menemukan bahwa ketika orang diberi pasangan kata untuk dihafal, mereka bisa mengingat lebih banyak setelah tidur hingga 90 menit kemudian, daripada setelah menonton film.

    Tetapi penelitian terbaru menunjukkan teknik ini bekerja paling baik pada orang yang biasa tidur siang secara teratur.

    Ini membuat Elizabeth McDevitt dan timnya di University of California Riverside bertanya-tanya, apakah mungkin melatih orang untuk tidur siang? Jadi selama empat minggu para orang dewasa berbaring di dipan untuk tidur siang, ketika mereka bisa.

    Sayangnya untuk orang-orang ini, tidur siang masih belum meningkatkan ingatan mereka. Jadi mungkin perlu periode pelatihan yang lebih lama atau mungkin ada beberapa orang yang hanya perlu berjalan mundur, menggambar, berlari atau tidak melakukan apa-apa.

    Versi asli tulisan ini dalam bahasa Inggris bisa Anda baca di Five ways you could be a memory champion di laman BBC Future


    Artikel yang berjudul “Lima cara menjaga ingatan agar tak pernah lupa” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments