• Breaking News

    Hukum rajam LGBT di Brunei: “Kami diajari bahwa batu tidak boleh terlalu besar”

    Kerajaan Brunei Darussalam mulai memberlakukan syariah Islam yang mencantumkan hukuman rajam hingga mati terhadap kaum homoseksual.

    Melalui pernyataan resmi dari kantor perdana menteri, pemberlakuan hukum syariah Islam itu disebut punya tujuan tertentu.

    “Hukum (syariah), selain mempidanakan dan mencegah perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan ajaran Islam, juga bertujuan mengedukasi, menghormati, dan melindungi hak sah semua individu, masyarakat, atau kebangsaan, agama, dan ras,” sebut pernyataan itu sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

    Sebelumnya, Brunei telah mengategorikan homoseksual sebagai tindak pidana dan siapa pun yang kedapatan sebagai homoseksual, terancam hukuman penjara 10 tahun.

    Simak juga:

    Hukum Islam ini juga diberlakukan terhadap pasangan perempuan sesama jenis. Hukumannya adalah cambuk sebanyak 40 kali dan atau penjara selama 10 tahun.

    Hukuman rajam juga bakal dialamatkan kepada pelaku aborsi. Adapun pelaku pencurian akan diamputasi.

    BBC News mewawancarai dua orang Brunei Darussalam yang tinggal di luar negeri, tentang hukum rajam bagi LGBT yang mulai berlaku pada 3 April 2019 tersebut.


    Artikel yang berjudul “Hukum rajam LGBT di Brunei: “Kami diajari bahwa batu tidak boleh terlalu besar”” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments