• Breaking News

    Jelang debat capres keempat: Apa yang membedakan dengan format debat sebelumnya?

    Debat capres keempatHak atas foto ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso Image caption Petugas dan kru televisi penyelenggara melakukan gladi bersih Debat Capres 2019 putaran keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jum’at (29/03).

    Format debat capres keempat yang akan digelar Sabtu (30/03) malam di Hotel Shangri-La, Jakarta, diperbaharui, yaitu pengaturan waktunya akan lebih dibatasi saat debat bebas pada segmen keempat, kata pejabat KPU.

    “Kami perbarui pada sesi keempat dan kelima di mana pengaturan waktunya itu supaya lebih tegas dan memudahkan moderator dalam mengatur lalu lintas debat pada sesi keempat dan kelima,” kata komisioner KPU, Wahyu Setiawan, Sabtu.

    Segmen keempat dan kelima merupakan debat bebas, dan Joko Widodo dan Prabowo Subianto akan saling bertanya, menjawab serta menanggapi.

    Pada segmen “debat bebas” inilah, menurut Wahyu, pihaknya akan mengalokasikan waktu yang sudah dibatasi. Pada debat ketiga, KPU tidak mengatur soal waktunya.

    Hak atas foto ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Image caption Ketua KPU Arief Budiman (kanan) bersalaman dengan moderator debat Zulfikar Naghi (kiri) dan Retno Pinasti seusai penandatanganan pakta integritas bagi panelis dan moderator debat keempat calon Presiden Pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (27/03).

    “Waktunya kami batasi. Masing-masing kandidat diberi kesempatan bicara dua menit. Kandidat berikutnya dua menit sehingga delapan menit itu terbagi adil,” katanya.

    “Masing-masing mendapat alokasi waktu empat menit,” jelas Wahyu. Demikian pula untuk segmen kelima.

    Menurutnya, capres boleh saja tidak menggunakan seluruh alokasi waktu untuk menjawab, namun demikian capres tidak boleh menjawab melebihi batas waktu yang ditentukan.

    Apa saja tema debat capres keeempat?

    Tema debat kali ini adalah ideologi, pemerintahan, keamanan, serta hubungan internasional.

    Debat akan digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, dan akan disiarkan langsung antara lain oleh stasiun televisi Metro TV, SCTV, serta Indosiar.

    Hak atas foto ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN Image caption Ketua KPU Arief Budiman (kanan) mendampingi para panelis menunjukkan pakta integritas debat keempat calon Presiden Pemilu 2019 di Jakarta, Rabu (27/03).

    Zulfikar Naghi dan Retno Pinasti, masing-masing adalah presenter stasiun televisi Indosiar dan SCTV.

    Ada berapa segmen dan berapa lama?

    Debat capres keempat yang terdiri enam segmen akan berlangsung selama 90 menit – di luar waktu iklan.

    Pada segmen pertama, dua kandidat akan memamarkan visi-misinya dengan alokasi waktu delapan menit.

    Capres Joko Widodo dan Prabowo Subianto akan menyampaikan visi-misinya terkait tema-tema debat yaitu masing-masing diberi waktu selama empat menit.

    “Berdasarkan kesepakatan dengan kedua timses maka 01 (Joko Widodo) duluan yang akan sampaikan visi-misi,” kata Wahyu.

    Hak atas foto ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso Image caption Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono (tengah) meninjau lokasi Debat Capres 2019 putaran keempat di Hotel Shangri-La, Jakarta, Jum’at (29/03).

    Pada segmen kedua, kedua kandidat akan menjawab pertanyaan panelis tentang ideologi dan hubungan internasional. Masing-masing diberi waktu dua menit untuk menjawabnya.

    Selanjutnya, mereka masing-masing diberi waktu 1,5 menit untuk menanggapi jawaban lawannya.

    Seperti format dan alokasi segmen kedua, segmen ketiga akan membahas pertahanan-keamanan dan pemerintahan.

    Dan memasuki segmen keempat dan segmen kelima, kedua kandidat akan terlibat dalam debat bebas di mana Jokowi dan Prabowo saling bertanya, menjawab dan menanggapi.

    Pada dua segmen ini, alokasi waktunya selama delapan menit dan masing masing-masing capres diberi waktu empat menit.

    Sebagai penutup adalah segmen keenam dan baik Jokowi dan Prabowo akan diberi waktu empat menit untuk menyampaikan pernyataan penutup.


    Artikel yang berjudul “Jelang debat capres keempat: Apa yang membedakan dengan format debat sebelumnya?” ini telah terbit pertama kali di:

    Sumber berita

    No comments